Meunasah tersebut sebelumnya menjadi salah satu titik pengungsian warga saat banjir melanda wilayah tersebut. Akibat genangan air, bagian dalam dan sekitar meunasah dipenuhi lumpur serta sisa material yang terbawa arus.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama prajurit Yonif TP 853/BRB membersihkan lantai, halaman, serta lingkungan sekitar meunasah agar kembali bersih dan layak digunakan oleh masyarakat, baik untuk ibadah maupun kegiatan sosial lainnya.
Serka Syukri menyampaikan bahwa karya bakti ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir membantu masyarakat dalam situasi apa pun, termasuk pascabencana.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban warga dan mempercepat pemulihan fasilitas umum yang sempat digunakan sebagai tempat pengungsian,” ujarnya.
Masyarakat Dusun Buket Kreut menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran TNI yang turut serta dalam proses pembersihan. Kebersamaan dan gotong royong tersebut semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Sementara itu, Kadus (Kepala Dusun) Buket kreut "Ahmadi Syahbani" yang di mintai tanggapanya terkait karya bakti Babinsa Koramil 20/Pante Bidari Kodim 0104/Aceh Timur mengucapkan terimakasih atas perhatian dan sportipitas Pak Serka Syukri bersama anggota Yonif TP 853/BRB yang telah sudi datang dan berbaur bersama masyarakat Buket Kreut, guna membersihkan meunasah mereka.
Ianya berharap sinergititas antara masyarakat dan TNI dapat terus ditingkatkan kedepanya, papar Ahmadi.
Kegiatan karya bakti berlangsung dengan aman dan lancar, serta diharapkan kondisi meunasah dapat segera kembali normal dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya oleh warga Desa Alue Ie Mirah.(*)



0 Komentar